Followers

Aura yang memecah semesta  
Menyampaikan pesan kesunyian dikala sendirian 
Kesepian menyelubungi hari-hariku 
Disajikan dalam doa-doa rindu 
Yang menanti kau datang dan pergi 
Seperti mimpi-mimpiku fantasiku 
Bukan dongeng lagi yang sayup kedengaran 
Disisi cuping di setiap corong 
Lorong yang lohong 
Benar ku tak bohong 
Bila hati menyanyi

Bila rindu 
Terkenang mu sayang terasa sayu 
Syahdunya jiwa ku bila malam makin kelam 
Jauh terbang diri ku melayang
(Bila rindu, Ruffedge) 

Jangan lupa ‘pintu doraemon kita' :)


No comments: